Home > INDONESIAN > Komitmen > Praktik-praktik Baik > Proses Penambangan

Proses Penambangan

Pengalaman yang diakui secara Internasional dalam penyimpanan dan pengelolaan air.

Penyimpanan

Operasional Weda Bay Nickel akan memanfaatkan pengalaman ERAMET dalam pengelolaan lapisan penutup dan residu. Teknik penyimpanan yang dikembangkan sejak tahun 1970an di New Celedonia, benar-benar mengurangi dampak lingkungan di sekitar wilayah tambang dan telah terbukti dapat diandalkan. Limbah batu yang disingkirkan dari area tambang di simpan dalam tempat penyimpanan yang dirancang khusus, distabilkan dengan perlindungan batu, dan tutupan vegetasi. Sistem pengairan yang dirancang dengan hati-hati mengalirkan air limpasan, memastikan stabilitas tempat penyimpanan.

Mengelola Air Permukaan

Rencana tambang Weda Bay Nickel telah dikembangkan untuk menghilangkan limpasan air yang tidak terkendali dengan membangun jaringan drainase dan kolam sedimentasi sebelum pembukaan hutan untuk pembangunan pit. Air limpasan akan dialirkan dan dikumpulkan dalam kolam sedimentasi sebelum dibuang ke sistem aliran air alami untuk mencegah sedimentasi dan memastikan kendali atas padatan tersuspensi dalam air buangan, untuk memenuhi peraturan national dan panduan internasional. WBN akan memanfaatkan pengalaman ERAMET, yang anak perusahaannya berada di New Caledonia, yakni SLN, yang telah menyediakan seperangkat panduan mengenai pengelolaan air permukaan (“Panduan tentang Teknik dan Kerja Hidrolik”, 2005).


Rehabilitasi

Pengelolaan Tanah Pucuk dan Reklamasi Progresif

Tanah pucuk akan dipindahkan secara selekif dan terlebih dahulu disimpan untuk penggunaan kembali di area reahabilitas. Tapak kerja tambang akan secara progressif direklamasi untuk rehabilitasi. Ketika siklus tambang telah matang/siap, tanah pucuk akan segera ditempatkan pada daerah rehabilitasi, sehingga menjaga mikroba penyubur tanah dan untuk memastikan pemanfaatan yang maksimal bagi pohon yang ditanam. Teknik ini telah berhasil di uji selama program rehabilitasi.

Perbaikan Lansekap

Lapisan penutup atau bahan-bahan yang tidak dapat diperbaharui lainnya akan dipindahkan dan disimpan dalam tempat penyimpanan yang dirancang secara khusus sejak awal kegiatan penambangan, namun segera setelah siklus tambang stabil, material-material ini akan dikembalikan ke daerah yang telah ditambang melalui proses yang dikenal dengan penutupan pit kembali. Langkah yang telah berhasil dilakukan dalam kegiatan percobaan pit di Bukit Limber pada tahun 2007 ini dirancang untuk meminimalkan tapak kerja area penambangan dan untuk memperbaiki lansekap.

Revegetasi

Untuk mengevaluasi kapasitas tanaman-tanaman yang dipilih di area yang tidak terganggu dan untuk memastikan metode yang optimal untuk menghasilkan tanaman-tanaman itu, saat ini dua tempat pembibitan sedang dioperasikan (satu di area pantai, lainnya di area hutan pegunungan rendah). Percobaan-percobaan yang dilakukan sejak tahun 2008 di area test pit seluas 12 ha telah menunjukkan tingkat efisiensi yang baik (90% bertahan; lebih dari 7.000 tanaman dari 19 spesies).

Test Pit

Test Pit dibuat tahun pada 2007 untuk meningkatkan pengetahuan tentang spesifikasi operasional Weda Bay Nickel di masa yang akan datang. Pit tersebut terletak di area sumber daya Bukit Limber, sekitar 900 m di atas permukaan laut. Tujuannya adalah untuk memvalidasi penafsiran geologis dan perkiraan sumber daya dan untuk mengenali semua faktor penambangan, lingkungan, keselamatan dan organisasi dari perancangan hingga rehabilitasi dan reboisasi. Sejak itu, test pit telah digunakan untuk menguji berbagai jenis metode reboisasi pada semua jenis permukaan yang diperkirakan akan dihasilkan dari kegiatan penambangan di masa datang. Seluruh Spesies flora yang digunakan untuk percobaan-percobaan ini merupakan spesies asli area tersebut, dan tumbuh dalam tempat pembibitan, mulai dari bibit atau stek yang dikumpulkan dari hutan sekitar lokasi test pit. Hingga saat ini, pengujian tersebut telah menunjukkan tingkat bertahan hidup sekitar 90% untuk lebih dari 7.000 benih dan setelah tiga tahun tercatat bahwa pohon-pohon yang memiliki ketinggian tiga meter.